Kapolda Metro Jaya: Isra Mi’raj Membangun Kerukunan dan Memperkokoh Persatuan

INDONESIASATU.CO.ID:

JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dr Gatot Eddy Pramono MSi didampingi Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Budhi Herdi. Sik. MH. hadiri peringatan Hari Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1440 H, Rabu (3/4/2019)

Kapolda Metro Jaya menceritakan sejarah Isra Mi’raj yang mana dalam peristiwa Isra Mi’raj Nabi Agung Muhammad SAW, diceritakan bahwa Baginda Nabi diperlihatkan keadaan penghuni neraka.

“Ada sekelompok pemghuni neraka yang disiksa dengan cara dipotong lidahnya. Tumbuh lagi, dipotong lagi, tumbuh lagi dipotong lagi. Begitu seterusnya,” ucap Irjen Pol Gatot Eddy.

“Baginda bertanya kepada malaikat Jibril AS, “Ya Jibril, siapa mereka, mengapa mereka disiksa sedemikian rupa?”,” kata Kapolda.

“Jibril menjawab, “Ya Rasulullah, mereka adalah umat mu (kaum muslim) yang ketika hidup di dunia tidak bisa mengendalikan lidahnya”,” ucap Kapolda.

“Mereka suka memfitnah, memggibah (menyebar kejelekan orang lain), menebar kebencian, mengadu domba dan seterusnya, “lanjut Jibril,” jelas Kapolda.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dr. Gatot Eddy Pramono. Msi. Yang juga menjabat Kasatgas Nusantara menuturkan, Memang benar dari lidah (termasuk tulisan) dapat berujung permusuhan, perpecahan dan kekacauan. Maka wajar jika mereka yang suka menebar fitnah dan permusuhan akan mendapatkan siksaan yang pedih.

“Di tengah hiruk pikuk kontestasi politik di Indonesia terjun ini, mari kita beda menjaga lisan dan jari kita,” kata Kapolda.

Lanjut Kapolda, Hindari penyebaran hoaks, berita palsu, fitnah, ujaran kebencian dan isu SARA.

“Kita jaga kerukunan, persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan karena ambisi politik sesaat mengorbankan tali persaudaraan dan silaturrahmi sesama kaum muslim dan sesama anak bangsa,” tutup Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dr Gatot Eddy Pramono MSi.(hy)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

* Belum ada berita terpopuler.

Index Berita