Rakornas JAPRI dan Kongkow Demokrasi, Petakan Kerawanan Pemilu

INDONESIASATU.CO.ID:

JAKARTA -  Pesta Demokrasi yang akan digelar pada 17 April mendatang merupakan Pemilu serentak pertama di Indonesia, dimana masyarakat Indonesia akan memilih pemimpinnya baik Presiden dan Wapres, Anggota DPD, Anggota DPR RI, Anggota DPRD Provinsi maupun Anggota DPRD Kab/Kota.

“Pada praktiknya, tentu Pemilu serentak ini akan berlangsung tidak mudah, penuh tantangan, dan berpotensi mengalami banyak persoalan,” ujar Zainal Lutfi Koordinator Nasional Jaringan Pemantau dan Riset Indonesia (JAPRI), Rabu (03/04/2019).

Lanjutnya, diantara tantangan yang akan dihadapi adalah adanya praktik pemilu yang sama sekali berbeda dengan sebelumnya, baik dari segi teknis pelaksanaan, situasi politik, kondisi sosial masyarakat, dan pola-pola kampanye yang akan menghasilkan potensi kerawanan pada variasi dan tingkatan yang berbeda pula.

“Sadar akan tantangan yang akan dihadapi, JAPRI merasa perlu untuk menyusun Peta Kerawanan Pemilu 2019. Agak berbeda dengan Bawaslu, JAPRI mengkategorikan Peta Kerawanan Pemilu 2019 ke dalam 3 kategori, yaitu : Kerawanan Grade A, Grade B dan Grade C,” jelas Zainal.

Kerawanan Grade A sendiri diantaranya Konflik antar pendukung, Konflik SARA, dan Money Politic. Sedangkan kerawanan Grade B meliputi Hate Speech, Hoax, Cyber War. Dan Kerawanan Grade C meliputi Pelanggaran terkait APK.

“Peta Kerawanan Pemilu dari JAPRI ini, bertujuan untuk memperkuat pemetaan dan deteksi dini terhadap berbagai potensi kerawanan Pemilu 2019. Informasi ini, selain mempermudah para pengguna aplikasi JAPRI dalam memantau proses Pemilu 2019, juga menjadi kontribusi data dan fakta penyelenggaraan Pemilu bagi Bawaslu RI, Kepolisian RI, dan Kejaksaan yang tergabung dalam Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dalam upaya menjaga penyelenggaraan Pemilu yang demokratis, jujur, adil dan bersih,” tandas Zainal.

“Ini jadi salah satu isu yang akan dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakornas) JAPRI dan Kongkow Demokrasi yang Insha ALLAH akan digelar tanggal 4 April besok di Kota Surabaya Jawa Timur,” tutup Zainal.(hy/ridho)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

* Belum ada berita terpopuler.

Index Berita